Tips Mengurangi Rasa Pahit Pare

 

Rasa pahit pada sayuran buah pare (Momordica charantia L.) membuat sebagian orang enggan mengkonsumsi sayuran ini. Padahal pare mangandung beragam nutrisi esensial yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jangan berkecil hati, ada kiat khusus mengurangi rasa pahit pare.

Orang mengenal buah pare dengan nama yang berbeda-beda. Sebagian orang Jawa Barat menyebut pare dengan nama Paria, masyarakat Sumatra menamai pare dengan sebutan Pepare sedangkan orang Eropa menyebut pare dengan nama Bitter Mellon.

Buah pare memiliki bentuk yang mudah dikenali, buah dari tanaman keluarga mentimun (Cucurbitaceae) ini memiliki tekstur permukaan kulit yang berbiku-biku. Warnanya ada yang hijau dan keputihan. Seiring matangnya buah, warna buah pare akan berubah menjadi kuning atau oranye.

Pare merupakan buah dari tanaman merambat yang hanya berbuah semusim. Setelah panen raya, biasanya tanaman pare akan mati.

Bagi sebagian orang, rasa pahit pare justru yang membuat sayuran ini sangat khas dan disuka banyak orang. Namun sebagian orang, terutama anak-anak kurang menyukai rasa sayur pare yang pahit. Padahal, jika ditilik dari sisi nutrisi, pare kaya gizi. Setiap 100 g buah pare mengandung energi 34 kkal, protein 1.1 g, lemak 0.3 g, karbohidrat 6.8 g, kalsium 45 mg, fosfor 64 mg, besi 1.4 g, retinol 54 mcg, thiamine 0.08 mg, dan asam askorbat 52 mg.

Kandungan di dalam pare dipercaya mampu mengobati dan mengendalikan penyakit seperti, disentri, cacingan, mengontrol tekanan darah, mengobati sariawan dan meredakan panas dalam. Penyakit ganas, seperti liver, diabetes, dan kolesterol dapat dicegah dan dikendalikan dengan rajin mengonsumsi pare. Bagi ibu menyusui, konsumsi pare dipercaya dapat melancarkan produksi air susu. Seperti sayuran lain, pare juga kaya akan serat yang dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan.

 

Tip Mengurangi Rasa Pahit Pare

Rasa pahit buah pare disebabkan adanya kandungan zat quinine yang cukup tinggi pada pare. Untuk mengurangi rasa pahit pare bisa dilakukan dengan beragam cara.

 

1.  Pencucian Air garam.

Belah pare menjadi dua bagian, buang bijinya. Potong-potong pare menjadi irisan tipis. Tambahkan 2 sendok makan garam dapur untuk 500 g potongan pare. Remas perlahan selama 1 menit. Diamkan pare selama 10 menit. Bilas pare dengan air bersih dan pare siap dimasak.

2.  Menggunakan Daun Jambu Biji.

Merebus potongan pare dengan daun jambu biji juga dapat mengurangi rasa pahit pare. Caranya, 500 g pare, buang bijinya dan iris tipis. Rebus di dalam air mendidih dengan 7 lembar daun jambu biji. Remas daun jambu sebelum digunakan. Rebus selama 4 menit. Angkat, tiriskan. Pare siap diolah sesuai kebutuhan resep.

3.  Lempengan Tanah Liat.

Memasak pare dengan tanah liat yang dikeringkan sangat efektif mengilangkan rasa pahit. Tanah liat yang dikeringkan banyak dijual di pasar tradisional, biasanya orang menggunakan tanah liat ini untuk menghilangkan rasa pahit pada daun pepaya. Caranya panaskan air, masukkan potongan pare dengan lempengan tanah liat. Rebus hingga mendidih. Angkat, tiriskan. Pare siap diolah.

4.  Perkaya Bumbu Masak.

Mengolah pare dengan paduan bumbu pedas, asin dan manis, seperti diolah menjadi sambal goreng pare membuat cita rasa pahit pare bisa dikurangi.

Comments

Powered by Facebook Comments

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.